Oleh: Dr. Tjahjo Suprajogo, MSi* *  Ditulis tanggal 12-16 Januari 2019/5-10 Jumadilawal 1440 H untuk disajikan dalam Diskusi Bulanan Sesi ke-1 “Studi Islam dan Ilmu  Pengetahuan” yang diselenggarakan Center for Islamic Studies and Sciences (CISS)/Pusat Studi Islam dan Ilmu Pengetahuan (PSI2P) di Aula PSI2P, Malang 20 Januari 2019 dan RuangSelengkapnya…

Oleh: Dr. Tjahjo Suprajogo, MSi* * Ditulis tanggal 12-16 Januari 2019/5-10 Jumadil Uuula 1440 H untuk disajikan dalam Diskusi Bulanan Sesi ke1 “Studi Islam dan Ilmu  Pengetahuan” yang diselenggarakan Center for Islamic Studies and Sciences (CISS)/Pusat Studi Islam dan Ilmu Pengetahuan (PSI2P) di Aula PSI2P, Malang 20 Januari 2019 danSelengkapnya…

Ucapan ‘insyaallah’ sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun masih sedikit yang memahami bagaimana penggunaan kata ‘insyaallah’ dengan tepat dan bertanggung jawab. Semoga tulisan ringkas ini bisa memberikan faedah. Asalnya diucapkan untuk perbuatan yang akan dilakukan di masa mendatang Perkataan ‘insyaallah’ pada asalnya digunakan untuk perbuatan yang akan di lakukan di masa mendatang.Selengkapnya…

Seiring dengan masuknya bulan Ramadhan, kita sering membaca atau mendengar hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah memberi kabar gembira kepada para sahabatnya akan datangnya bulan Ramadhan. Salah satunya ialah dalam hadits berikut; عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبَشِّرُ أَصْحَابَهُ: «قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ، شَهْرٌ مُبَارَكٌ، افْتَرَضَSelengkapnya…

(Bagian pertama dari tiga tulisan) Dalam Shahih–nya, Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhu. Terjemahan bebas hadits ini ialah: “Perumpamaan eksistensi kalian (umat Islam) dibanding umat-umat sebelum kalian ialah seperti waktu antara salat asar hingga tenggelam matahari. Ahli Taurat (Yahudi) diberi kitab Taurat, lalu beramal sehingga tatkalaSelengkapnya…