Salat berjamaah di masjid adalah amalan yang sangat besar keutamaannya, sampai-sampai mazhab Syafii berpendapat bahwa hukumnya adalah fardhu kifayah dan mazhab Hambali berpendapat bahwa hukumnya adalah fardhu ‘ain. Akan tetapi, dalam kondisi tertentu, seperti kondisi saat ini di mana wabah virus corona penyebab COVID-19 telah menyebar di Indonesia khususnya pulau Jawa, maka sebaiknya tidak melakukan salat berjamaah di masjidSelengkapnya…

Jika seseorang terkena musibah lalu mengatakan, “Andaikan saya tidak melakukan ini dan itu tentu saya tidak akan terkena musibah…”. Ucapan “andaikan” seperti ini dilarang dalam agama, karena merupan bentuk kejengkelan terhadap takdir Allah. Namun perlu diketahui, hukum perkataan “andaikan” secara umum ada tiga bentuk. Dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin ShalihSelengkapnya…

Sticky

Ketahuilah pembaca yang dirahmati Allah, di antara tanda akhir zaman adalah munculnya dajjal-dajjal kecil, sebelum datangnya al masih ad dajjal. Dajjal-dajjal kecil itu adalah para pendusta yang banyak membuat kedustaan dalam agama.  Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:  سَيَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ نَاسٌ مِنْ أُمَّتِي يُحَدِّثُونَكُمْ مَا لَمْSelengkapnya…

Catatan Terhadap Disertasi Doktor UIN Abdul Aziz (Bagian 9): Menyadur Disertasi Lain, Tanpa Mereferensinya *Artikel ini merupakan artikel berseri yang ditulis oleh anggota KIPMI Memang sah-sah saja bagi sebuah karya ilmiah untuk menyadur karya ilmiah lainnya baik untuk mendukung ataupun mematahkan sebuah argumen. Tapi sebagai wujud amanah ilmiah, saduran yang disampaikanSelengkapnya…

Catatan Terhadap Disertasi Doktor UIN Abdul Aziz (Bagian 8): Copy-paste Website Suduthukum.com *Artikel ini merupakan artikel berseri yang ditulis oleh anggota KIPMI Pada halaman 128 dalam naskah disertasinya di bagian “Karya Muhammad Syahrur”, Abdul Aziz menuliskan, “Beberapa kegiatan yang menyita perhatiannya sebagai pengajar pada Fakultas Teknik Universitas Damaskus tidak menyurutkan semangatnya untuk berkarya dalamSelengkapnya…

Catatan Terhadap Disertasi Doktor UIN Abdul Aziz (Bagian 7): Dugaan Penipuan Daftar Pustaka *Artikel ini merupakan artikel berseri yang ditulis oleh anggota KIPMI Pada halaman 127 naskah disertasinya, Abdul Aziz menuliskan, “Tawaran hermeneutika Abou el Fadl yang digagas dari paradigma hukum Islam dalam konstruksinya tentang hermeneutika tidak hanya aplikatif dalam penafsiranSelengkapnya…

Catatan Terhadap Disertasi Doktor UIN Abdul Aziz (Bagian 6) Kecurangan Plagiat Mengutip bulat-bulat tanpa menyebutkan rujukan kutipan yang asli cukup banyak didapati dalam disertasi Abdul Aziz ini. Di antaranya nampak misalnya pada halaman 68, dimana penulis mencomot tulisan yang bersumber dari situs www.muslim.or.id (Simak: https://muslim.or.id/8903-islam-kejam-membolehkan-perbudakan.html). Penulis menyalin perkataan Syekh Ali Bassam dari situsSelengkapnya…

Catatan Terhadap Disertasi Doktor UIN Abdul Aziz (Bagian 5) Referensi & Kutipan yang Tidak Kredibel Referensi Tidak Bermutu Abdul Aziz cukup banyak mengutip dari tulisan internet, seperti blog, Youtube atau kanal-kanal sosial media seperti Facebook. Untuk ranah ilmiah sekelas disertasi, kutipan dari sumber tersier seperti ini harus sangat dibatasi, karena sumberSelengkapnya…

Catatan Terhadap Disertasi Doktor UIN Abdul Aziz (Bagian 4) Penggunaan Istilah yang Tidak Baku, Bermakna Bias dan Subyektif Dalam Dunia Akademik Beberapa catatan mengenai penggunaan istilah dalam disertasi Abdul Aziz, diantaranya adalah beberapa istilah berikut. Pertama, istilah “ulama tradisionalis” (hal.1, kadang diistilahkan “ulama tradisionalis konservatif”). Istilah ini tidak baku dan bias, apa lawannyaSelengkapnya…