PERANG TERHADAP PLAGIARISME SEBAGAI BENTUK DUKUNGAN TERHADAP PROGRAM REVOLUSI MENTAL PEMERINTAH: Plagiarisme Dalam Disertasi Doktoral Dr Abdul Azis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Bagian 9)

Catatan Terhadap Disertasi Doktor UIN Abdul Aziz (Bagian 9): Menyadur Disertasi Lain, Tanpa Mereferensinya

*Artikel ini merupakan artikel berseri yang ditulis oleh anggota KIPMI

Memang sah-sah saja bagi sebuah karya ilmiah untuk menyadur karya ilmiah lainnya baik untuk mendukung ataupun mematahkan sebuah argumen. Tapi sebagai wujud amanah ilmiah, saduran yang disampaikan tersebut tentunya harus dicantumkan dari mana, siapa penulisnya, dalam buku/tulisan apa dan lain-lain.

Kutipan tanpa referensi inilah yang sangat banyak dilakukan Abdul Aziz dalam disertasinya, dengan kata lain: plagiat. Mari kita lihat naskah disertasi Abdul Aziz di halaman 129 dan 130. Abdul Aziz menulis ketika menjelaskan mengenai karya Muhammad Syahrur:

“Dalam buku ini, diuraikannya tentang tema-tema sosial politik yang terkait dengan persoalan kemasyarakatan (al-mujtama’) dan negara (al-daulah). Dengan tetap berpijak pada tawaran metodologisnya dalam memahami al-Qur’ān sebagaimana tertuang dalam buku pertamanya. Secara konsisten Syahrûr membangun konsep keluarga, masyarakat, negara dan tindakan kesewenang-wenangan atau tirani (al-istibdad) dalam perspektif al-Qur’ān. Di samping itu, dalam buku ini Syahrār juga mengurai berbagai tanggapan dan kritikan atas buku pertamanya, seraya menegaskan bahwa ia berbedadengan para pengkritiknya dalam hal epistemologi. Dari perbedaan prinspil ini maka tidak mengherankan jika hasil pemikiran dan penafsirannya tidak akan pernah bisa sinkron dengan mereka (kritikus).”

Berikut adalah screenshot dari naskah disertasi Abdul Aziz:

Setelah ditelusuri, ternyata bagian tersebut menjiplak mentah-mentah dari karya tulis lainnya yang berjudul: “Hukum Kewarisan Islam dalam Perspektif Muhammad Syahrur (Studi Kritis Terhadap Bagian Ahli Waris)” yang ditulis oleh M. Anwar Nawawi sebagai sebuah tesis magister di Program Pasca Sarjana IAIN Raden Intan, Lampung pada tahun 2016. Pada bagian ini Abdul Aziz telah menyadur secara penuh tanpa memberi rujukan pustaka.

Berikut adalah screenshot dari Thesis M. Anwar Nawawi yang telah disadur oleh Abdul Aziz tanpa referensi.

Berikut screenshot lembar judul Thesis yang ditulis oleh M. Anwar Nawawi